Posts

Showing posts with the label Renungan

SETIALAH, IKUTI DAN UTAMAKAN KEHENDAK-NYA (Matius 16:21-28)

Image
  Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: ”Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku . (Matius 16:24)               Setiap orang memiliki rencana dan tujuan hidup masing-masing. Bahkan, beberapa orang membuat target yang ingin dicapai dalam kurun waktu tertentu di dalam rencana hidupnya. S ebagai umat percaya, kitapun memiliki rencana bagi masa depan.           K etika diperhadapkan dengan rencana yang Allah nyatakan, kita cenderung memilih apa yang kita senangi, dan menolak apa yang kita tidak suka. Sebagian orang bahkan berpikir, bahwa rencana Allah tampak membosankan dan tidak berdampak langsung bagi hidupnya. Sebagian y ang lain memilih tidak mengikuti rencana Allah , karena ada hal lain yang t ampak lebih mendesak/penting. Namun, b ukankah Allah pemilik hidup yang memiliki otoritas penuh atas diri kita? Bukan...

Teladan Seorang Pemimpin

Image
  "[Yesus] yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba,   dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib."  (Filipi 2:6-8)   Dalam bahasa Jawa, kata Guru memiliki kepanjangan “ digugu lan ditiru” makna kata digugu adalah dipatuhi, sedangkan ditiru berarti diikuti atau diteladani. Segala bentuk perkataan, tindakan seorang murid adalah cerminan dari perilaku dan sikap seorang guru. Begitu besarnya peran seorang guru dalam mendidik dan mengajar seorang murid. Guru tidak hanya memberikan panutan yang dapat dilihat oleh mata, namun juga membagikan kebenaran yang dapat dipercayai. Pemuridan yang adalah sebuah proses membuat seseorang menjadi murid Kristus juga melakukan hal yang sama, yaitu memberikan kete...

Pikullah Kuk itu! (Matius 11:28-30)

Image
  Anda memikul beban berat? Kemarilah, pikullah beban yang saya berikan!  Saya yakin tidak ada iklan yang menawarkan sebuah produk dengan cara demikian. Namun kurang lebih itulah yang dikatakan Tuhan Yesus dalam Matius 11:28-30. Antara undangan untuk datang bagi yang berbeban berat, dengan solusinya seolah tidak terhubung maknanya. Itulah gaya bahasa parakdos. Injil banyak mencatat pernyataan-pernyataan Yesus yang menggunakan gaya bahasa paradoks. Dua pernyataan disampaikan nampaknya saling bertentangan, namun sebenarnya tidak. Banyak orang Kristen memahami undangan Yesus ini berhenti pada ayat 28: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Pemahaman yang kemudian terbangun dari pembacaan Alkitab yang sepenggal seperti ini menjadi terlalu menyederhanakan: “jika kita datang pada Yesus di saat beban hidup berat, semua akan beres. Hidup kita pasti bahagia dan tanpa beban lagi.” Tapi marilah kita membaca dan memahami undangan...

HARAPAN YANG TIDAK TERTUKAR

Image
“ Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat,  merekapun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus. ” (Lukas 5:11) Napoleon Bonaparte, seorang pemimpin perang dari Prancis, sebagaimana dikutip  John C. Maxwell mengatakan, “Seorang pemimpin adalah pedagang pengharapan.” Konteks lengkap kalimat ini terkait dengan pentingnya seorang pemimpin menyalurkan harapan kepada pengikutnya. Begitu pentingkah sebuah pengharapan? Benar, sangat penting! Biasanya awal tahun dipandang sebagai momentum yang tepat menaruh harapan-harapan baru. Namun harus tetap diingat, pada tahun baru sekalipun banyak hal tidak benar-benar baru. Bagian-bagian yang sedang terjadi pada tahun lalu, masih terus akan terjadi pada tahun ini. Sebab itu, inilah yang harus dijaga: tidak menukar harapan dengan pepesan basi! Bagaimana supaya harapan tidak tertukar? Kisah tentang Petrus kali ini merupakan bagian yang layak dijadikan patokan dalam menjawab pertanyaan di atas. Semalaman bekerja, dalam kondis...

Menyambut Kerapuhan Bersama Allah yang telah Merengkuhnya

Image
  “ Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita ” (Yohanes 1:14) Natal adalah kisah Allah yang menjadi manusia, Sang Firman yang menjadi daging. Seorang penyair Inggris dalam kekagumannya bertanya , “Bagaimana mungkin Allah Yang Mahakuasa memenjarakan diri dalam daging manusia?” Itulah misteri Natal. Allah yang telah merengkuh kerapuhan daging manusia.   Firman itu telah menjadi daging, dan berkemah di antara kita .   Demikian kurang lebih terjemahan Yohanes 1:14 yang lebih literal.   Daging manusia bukan saja penuh keterbatasan sebagai ciptaan, tetapi juga telah jatuh dalam dosa dan kejahatan.   Daging tidak hanya rentan dalam kejatuhan dosa, tetapi juga rapuh oleh penyakit.   Namun, Firman yang bersama-sama Allah dan yang adalah Allah itu (Yoh. 1:1) justru rela merengkuh daging yang lemah, rapuh, dan rentan terhadap dosa, kejahatan, penyakit, dan penderitaan.   Sentralitas iman Kristen terletak pada Firman yang menjadi d aging dan ...

ALKITAB BUKANLAH SEBUAH NOVEL

Image
  Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu. Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik. (2 Timotius 3:14-17) Ada novel yang saya gemari dari dulu, yaitu karya Agatha Christie. Biasanya saya mampu menghabiskan sehari penuh untuk tenggelam dalam ceritanya. Namun meski saya adalah penggemar novel ini, saya tidak mungkin selalu membacanya berulang-ulang atau bahkan mengingat-ingat setiap detail ceritanya. Semenarik apapun isi ceritanya, itu adalah hasil imajinasi dari Agatha, yang art...

Hidup Menjadi Saksi Kristus

Image
  “ Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu,   dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria   dan sampai ke ujung bumi. ” (Kis. 1:8) Dalam sebuah persidangan, kehadiran seorang saksi sangat penting . Keterangan saksi akan menjadi salah satu barang bukti yang menolong hakim untuk mengambil keputusan hukum bagi seorang terdakwa. Di dalam hal lain, keterangan saksi mata yang berada di lokasi dan melihat langsung sebuah peristiwa kecelakaan, akan sangat berharga daripada penjelasan orang yang tidak ada di tempat kejadian kecelakaan tersebut. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti dari saksi adalah “ orang yang melihat atau mengetahui sendiri suatu peristiwa (kejadian) ; ” “orang yang dapat memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan penuntutan dan peradilan tentang suatu perkara pidana yang didengarnya, dilihatnya, atau dialaminya sendiri . ” Karena itu, kualifikasi seorang saksi menjadi ...

Renungan: “Living by Faith: Melakoni Hidup Beriman”

Image
"... Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman  dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku."   Galatia. 2:19b-20 Kata “iman” dalam kehidupan Kristen seringkali dipahami secara sepenggal. Iman sering dipahami hanya sebagai “aktivitas mempercayai hal-hal tertentu tanpa proses berpikir dengan rasio.” Hal ini sangat berbeda dengan apa yang disaksikan Alkitab, khususnya Perjanjian Baru. “Iman” di dalam Perjanjian Baru merupakan integrasi yang utuh antara mengetahui (menggunakan rasio), mempercayai (menerima), dan menghidupi (menjalani dalam kehidupan sehari-hari) kebenaran Allah. Seorang penafsir Alkitab menafsirkan “hidup oleh iman” dalam Galatia 2:20 sebagai “totally trust and surrender to Christ as the only Savior and Lord in our life.” Hidup oleh iman bukan sekadar mempercayai apa yang telah Allah kerjakan di dalam diri  orang percaya melalui kepercayaan pada karya kematian dan kebangkitan Anak-Nya, ...